Arti Sebuah Proses

Apa kabar teman-teman semua, kami dari KIR menyatakan selamat bergabung dengan KIR yang sebenar-benarnya (lho yang kemaren ga benar dong???).  Tenang teman-teman bukan maksud kami membuat binggung teman-teman.

Buat anggota baru KIR perlu teman-teman ketahui bahwa berjalan tidaknya organisasi KIR ini ada di pundak teman-teman juga. Oleh karena itu kami terus menerus mengadakan seleksi, baik seleksi yang terang-terangan, maupun seleksi terselubung.  Sekarang jelas bukan, bahwa dari 30an anggota baru KIR yang diterima ternyata yang benar-benar ingin berorganisasi hanya 22 orang saja.  Yang lainnya masih dalam tahap kebimbangan.  Kami tetap berharap agar teman-teman yang tidak sejalan dengan kami tetap semangat mengembangkan potensi diri kalian dan tidak lost attitude nanti saat kelas 2 (sekolah ra sekolah podho wae).

OK, bagi anggota angkatan pertama KIR tolong diingatkan anggota barunya bahwa sebenarnya potensi yang diperlihatkan anggota baru itu hanya 25 % nya, sedangkan 75 % nya masih tertidur di dalam diri teman-teman semua. Cara mengeluarkan potensi itu memang harus dipaksa dan butuh proses.  Proses yang akan teman-teman hadapi nanti juga akan sangat terasa berat.  Mengapa ? karena mungkin dari dulu teman-teman cenderung untuk menghindari proses itu ! sama seperti teman-teman lain yang sekarang mengundurkan diri dari KIR. Jadi apakah mereka bisa maju, bisa tetapi mereka harus sadar dulu.  Teman-teman di KIR selalu kami kondisikan untuk menghadapi masalah dan tantangan.  Apapun hasilnya bagi kami tidak menjadi soal, yang penting adalah prosesnya.  Anggap teman-teman di KIR itu diungkit, di katrol, di dongkrak, dipaksa untuk mau menghadapi tantangan dan masalah.  Dari situlah teman-teman berkembang.

Coba sekarang saya tanya kalau teman-teman dikasih pilihan, dahulu sebelum masuk ke SMK Boedi Oetomo? apa teman-teman mau masuk sekolah negeri atau sekolah swasta ???? saya yakin hampir 75 % pasti jawab ingin masuk negeri.  Tetapi bagi kami pribadi yang dari SD, SMP, SMA dan Kuliah di negeri menyatakan bahwa itu bukan jaminan kalau masuk negeri teman-teman akan sukses.  Dimanapun anda berada, kalau anda ingin maju, BISA !!!!.  Tetapi ingin maju yang dimaksud disini juga harus sigap dan cepat ambil keputusan dan kesempatan.  Saya beri contoh : yang ga ikut kir bisa ikut lomba bahasa inggris ga? Bisa, tetapi dia harus cari info sendiri kapan lombanya, bayar pendaftarannya, latihan sendiri dsb dsb sendirian. Kalo di KIR anda di arahkan, dibimbing, diajari dsb, dsb bersama-sama.  Itu lho enaknya berorganisasi.  Disaat teman-teman down pasti banyak yang lain peduli dan tanya-tanya, setidaknya guru pembina pasti tanya. Disaat senang ada orang yang dibagi kesenangannya.

Kalian yang menyatakan untuk keluar kami doakan untuk dapat menemukan organisasi lain yang lebih baik dari kami dan juga terus berkembang.  Bukankah manusia makhluk sosial yang harus berkumpul, bukankah hidup adalah sebuah perjalanan dimana ada pertemuan dan perpisahan.

Buat teman-teman yang masih mau berproses di KIR ayoo lebih semangat lagi, teman kita yang tembus level Nasional sudah banyak, itu bukti bahwa tidak ada yang tidak mungkin. di sini anda dididik untuk mempunyai impian besar.  Biarkan yang lain tertawa karena andalah nanti yang tertawa paling akhir.  Selamat berproses, dan sukses untuk anda.  (Mohon doa restu untuk 10 orang yang akan ikut lomba pidato Bahasa Inggris, 3 orang lomba LKTI, 1 orang lomba Band, dan 14 TIM yang akan mengikuti Indonesian Science Project Olympiad).  BRAVO KIR SMK BOEDOET 2 !!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s